Pendirian Universitas Al-Qarawiyyin: Institusi Pendidikan Tinggi Tertua di Dunia oleh Fatimah Al-Fihri
Didirikan oleh seorang wanita muslimah salehah, Fatimah Al-Fihri, yang menginfakkan seluruh harta warisannya sambil berpuasa setiap hari hingga masjid dan kampus selesai dibangun; diakui UNESCO dan Guinness World Records sebagai universitas tertua di dunia yang beroperasi tanpa henti.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Fatimah Al-Fihri berhijrah bersama ayahnya dari Qayrawan (Tunisia) ke kota Fes di Maroko. Ketika ayah dan suaminya wafat meninggalkan warisan melimpah, ia berniat mewakafkan seluruh hartanya bagi proyek yang mendatangkan pahala jariyah tanpa henti.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Fatimah membeli sebidang tanah luas dan bernazar berpuasa sunnah setiap hari sejak peletakan batu pertama pada 245 H hingga seluruh kompleks selesai. Ia menggali sendiri fondasi tanahnya dan hanya menggunakan batu dan pasir dari tanah tersebut agar bebas dari syubhat. Kompleks ini berkembang dari masjid agung menjadi universitas multidisiplin yang mengajarkan Al-Qur'an, fikih, tata bahasa Arab, kedokteran, matematika, dan astronomi. Tokoh-tokoh besar seperti Ibnu Khaldun, Al-Idrisi, Ibnu Rusyd, dan Paus Silvester II (Gerbert of Aurillac yang membawa angka Arab ke Eropa) belajar di sini.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Mendahului universitas Eropa seperti Bologna (1088 M) dan Oxford (1096 M) lebih dari dua abad, membuktikan kepeloporan wanita muslim dalam peradaban sains dunia.
"Kedermawanan wanita muslimah yang dilandasi keikhlasan dan ibadah dapat melahirkan institusi yang mengubah masa depan intelektual dunia selama lebih dari 1.100 tahun."