Pemerintahan Adil Umar bin Abdul Aziz: Khulafaur Rasyidin Kelima & Kesejahteraan Zakat Nol Kemiskinan
Kepemimpinan 2,5 tahun yang merevolusi moral negara: mengembalikan tanah rampasan ke Baitul Mal, hidup super zuhud, menghapus diskriminasi mualaf, hingga tiada lagi orang miskin yang mau menerima zakat.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Dinasti Umayyah mulai terjangkit nepotisme dinasti, penarikan pajak jizyah yang keliru dari kaum mualaf non-Arab (Mawali), dan kemewahan istana yang boros.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Ketika ditunjuk menjadi khalifah atas wasiat Sulaiman bin Abdul Malik, Umar bin Abdul Aziz seketika menjual kuda-kuda istana dan perhiasan istrinya Fathimah untuk diserahkan ke Baitul Mal. Ia mematikan lampu minyak milik dinas negara jika berbicara urusan keluarga. Ia memecat gubernur zalim, menghentikan penarikan pajak diskriminatif terhadap mualaf sambil berkata: 'Sungguh Allah mengutus Muhammad sebagai petunjuk, bukan sebagai pemungut upeti!' Dalam dua tahun, kemakmuran merata hingga petugas zakat berkeliling di Afrika Utara dan Irak tidak menemukan satu pun fakir miskin yang berhak menerima zakat.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Digelari oleh para ulama konsensus sebagai Khulafaur Rasyidin Kelima dan Mujaddid (Pembaruan) pertama dalam sejarah Islam.
"Keadilan yang ditegakkan dari pucuk pimpinan tertinggi mampu mengubah perekonomian dan kesejahteraan seluruh bangsa dalam waktu singkat."