Penaklukan Transoxiana oleh Qutaibah: Islam Menembus Jalur Sutra Samarkand & Bukhara
Ekspedisi 10 tahun panglima Qutaibah bin Muslim menyeberangi Sungai Oxus (Amu Darya) membebaskan oasis Jalur Sutra Bukhara, Samarkand, dan Fergana hingga perbatasan Tiongkok barat.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Wilayah Transoxiana (Ma Wara'an-Nahr) di Asia Tengah dihuni bangsa Sogdia dan bangsa Turk yang terbagi dalam kerajaan-kerajaan kecil di sepanjang rute perdagangan Jalur Sutra.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Qutaibah melancarkan kampanye terencana menyeberangi Sungai Jaihun (Amu Darya). Dalam serangkaian manuver taktik cerdas, Qutaibah menaklukkan Bukhara (709 M) dan Samarkand (712 M). Qutaibah membangun masjid raya di Samarkand, memadukan tradisi keilmuan lokal dengan ajaran Islam, dan mengirim delegasi diplomatik ke istana Kaisar Dinasti Tang di Chang'an.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Melahirkan wilayah lumbung ilmu terbesar Islam yang kelak melahirkan raksasa-raksasa peradaban: Imam Bukhari, Imam Tirmidzi, Al-Khwarizmi, Al-Biruni, Al-Farabi, dan Ibnu Sina.
"Penyebaran risalah Islam membuka potensi intelektual bangsa-bangsa dunia untuk bersama-sama membangun mercusuar ilmu pengetahuan."