Mahakarya Kedokteran 'Al-Qanun fi al-Tibb' oleh Ibnu Sina: Kitab Suci Medis Dunia Selama 6 Abad
Ensiklopedi 5 jilid maha luas karya 'Pangeran Para Dokter' Ibnu Sina yang mensistematisasikan seluruh ilmu farmasi, karantina penyakit menular, anatomi syaraf, dan uji klinis obat, menjadi buku teks wajib di fakultas kedokteran Eropa hingga abad ke-17.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Dunia abad pertengahan mengobati penyakit secara takhayul dan terpisah-pisah tanpa metodologi klinis terpadu.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Ibnu Sina merampungkan mahakaryanya 'Al-Qanun fi al-Tibb' (The Canon of Medicine). Buku ini terdiri atas 5 jilid: Jilid 1 prinsip umum kedokteran dan anatomi; Jilid 2 Materia Medica (760 obat alami); Jilid 3 penyakit organ dari kepala hingga kaki; Jilid 4 penyakit sistemik umum (demam, tumor, patah tulang); Jilid 5 formularium obat majemuk. Ibnu Sina adalah orang pertama yang mendokumentasikan sifat menular penyakit lewat air dan udara, mencetuskan metode karantina (al-arba'iniyyah / 40 hari), serta merumuskan uji klinis obat berbasis kontrol ilmiah.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Diterjemahkan oleh Gerard of Cremona ke bahasa Latin, 'Canon' menjadi buku paling sering dicetak setelah Injil di Eropa renaisans dan diajarkan di Universitas Oxford, Bologna, dan Leuven hingga 1650 M.
"Memadukan ketelitian akal rasional dengan pengabdian kemanusiaan adalah manifestasi ibadah tertinggi seorang dokter muslim."