Pembangunan Kubah Batu (Dome of the Rock): Mahakarya Arsitektur Islam Tertua di Dunia
Pembangunan monumen kubah emas oktagonal di atas batu suci tempat Nabi Muhammad ﷺ mi'raj ke langit oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan, memadukan mozaik kaca Bizantium dengan kaligrafi Al-Qur'an pertama.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Khalifah Abdul Malik bin Marwan berkehendak menegaskan kejayaan dan estetika monoteisme Islam di Yerusalem menandingi kemegahan gereja-gereja Romawi seperti Church of the Holy Sepulchre.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Pembangunan dipimpin oleh dua insinyur jenius muslim: sarjana hadis Raja bin Haywah dan Yazid bin Salam. Desain oktagonal (segi delapan) harmonis didirikan memayungi batu Al-Mikhraj. Kubah kayu berlapis kuningan emas dipasang di atas drum silinder tinggi. Dindingnya dihiasi 1.200 meter persegi mozaik porselen kaca berkilauan dan pita inskripsi kaligrafi Surah Maryam dan An-Nisa yang menegaskan keesaan Allah dan kedudukan Nabi Isa sebagai hamba dan Rasul-Nya.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Menjadi ikon visual paling terkenal dari Baitul Maqdis dan monumen Islam tertua di muka bumi yang masih berdiri utuh dalam bentuk aslinya.
"Seni dan arsitektur adalah instrumen peradaban untuk mengabarkan keagungan tauhid dan keindahan spiritualitas Islam kepada dunia."