Surat Dakwah ke Raja-Raja Dunia: Pengakuan Internasional Risalah Islam Universal
Pengiriman duta-duta diplomatik membawa surat bercap cincin perak Rasulullah ﷺ kepada Kaisar Bizantium Romawi, Kisra Persia, Muqawqis Mesir, dan Najasyi Abisinia mengajak pada tauhid.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Memanfaatkan ketenangan hasil Perjanjian Hudaibiyyah, Rasulullah merealisasikan visi universal Islam yang diutus bukan hanya untuk bangsa Arab, melainkan untuk seluruh umat manusia (Rahmatan lil 'Alamin).
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Rasulullah membuat cincin stempel perak berukir tiga baris: Allah, Rasul, Muhammad. Utusan diberangkatkan: Dihyah Al-Kalbi ke Heraklius (yang mengakui kebenaran sifat nabi setelah menginterogasi Abu Sufyan), Abdullah bin Hudzafah ke Kisra Persia (yang merobek surat nabi dengan sombong, hingga Nabi berdoa kerajaannya dirobek-robek), dan Hatib bin Abi Balta'ah ke Muqawqis Mesir (yang menyambut hormat dan mengirim hadiah berupa pakaian, bebatuan, dan Maryam Al-Qibthiyyah).
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Mengubah peta perpolitikan dunia; imperium-imperium adidaya menyadari lahirnya kekuatan baru yang berprinsip moral di semenanjung Arabia.
"Kebenaran risalah ilahi tidak mengenal batas etnis, ras, bahasa, atau batas-batas teritorial imperium dunia."