Isra' dan Mi'raj: Perjalanan Malam Menembus Langit & Hadiah Shalat 5 Waktu
Perjalanan malam mukjizat dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dilanjutkan mi'raj menembus langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha untuk menerima kewajiban shalat lima waktu langsung dari Allah.
Latar Belakang & Konteks Sejarah
Sebagai penghiburan ilahi setelah kepedihan 'Am al-Huzn dan penolakan kejam penduduk Tha'if, Allah mengundang kekasih-Nya untuk menyaksikan keagungan tanda-tanda kebesaran-Nya di langit.
Kronologi & Jalannya Peristiwa
Bersama Jibril mengendarai Buraq, Nabi tiba di Masjidil Aqsa dan mengimami shalat para nabi terdahulu. Kemudian beliau dinaikkan melewati tujuh lapis langit hingga batas tertinggi Sidratul Muntaha menerima syariat shalat lima waktu.
Pengaruh terhadap Peradaban Dunia
Shalat diteguhkan sebagai rukun utama penopang hidup seorang muslim dan mi'raj spiritual setiap mukmin. Abu Bakar meraih gelar 'Ash-Shiddiq' karena seketika membenarkan peristiwa ini.
"Setelah puncak kepedihan dan kesabaran yang tulus, selalu tersedia pelukan karunia ilahi yang melampaui logika duniawi."